Rumah Tradisional Rokan Hulu

ARSITEKTUR TRADISIONAL ROKAN HULU

Rumah tradisional Melayu secara umum adalah rumah yang dibuat dihuni untuk menjadi tempat interaksi sosial budaya yang arsitekturnya terkadang mengacu kepada kepercayaan, peraturan adat istiadat yang berlaku dalam masyarakat Melayu tersebut.
Apa saja sebuah bangunan tersebut berhubungan Melayu karya-karya itu :
a. diadakan oleh orang Melayu Riau dalam arti geneologis; b. diolah dari bahan-bahan berupa bentuk-bentuk karya budaya hermetik orang dan masyarakat Melayu di Riau, atau yang dimasa kini disebut sebagai khasanah warisan budaya Melayu Riau; c. berbicara tentang orang dan masyarakat Melayu di Riau dalam arti etnik, dengan keragaman sub etnik dan kawasan hunian.
Di Rokan Hulu bentuk Rumah tradisional terdiri dari :
1.Rumah Rakyat
terdiri dari rumah Sompiang,  Rumah Runjang, Rumah Tiang Botanam, Rumah Bosondi
2. Rumah Adat
Rumah Rajo Pasak, Rumah Timbalan Rajo, Rumah Kepalo Balai Kerapatan Adat, Rumah Rajo-rajo, Rumah Datuk Bendaharo, Rumah Pesukuan
3.Istano
Istano merupakan bangunan didirikan sebagai lambang kekuasaan raja yang memerintah saat itu.
4.Balai Kerapatan Adat
Bangunan yang didirikan untuk menampung segala kegiatan adat-istiadat dalam luhak, mulai dari rapat-rapat adat hingga permainan rakyat
5.Mesjid
6.Rumah Suluk
Bangunan ibadah kaum tasawuf thariqat sufiah, disebut rumah suluk karena disitu dihuni oleh mursyid (guru) bila bangunan tersebut tidak dihuni dan hanya digunakan untuk beribadah saja maka dinamakan munosah
7. Suarau
Bangunan ibadah yang digunakan sebagai tempat sholat lima waktu namun tidak didirikan  khutbah jum’at didalamnya. Biasanya surau dibangun untuk melayani kegiatan perdagangan dipinggir sungai
8.Puri
Bangunan yang didirikan dalam taman istana sebagai tempat bermain putri raja bersama inang pengasuh
9.Anjong
Bangunan seperti puri, namun dibuat dengan satu tiang, bangunan ini adalah tempat bermain putri raja. Anjong dihubungkan dari istana melalui tangga
10. Behang
Adalah rumah jaga semacam pos yang ditunggu oleh Dubalang kerajaan terdapat dalam kampong
11. Rumah Tutupan
Adalah bangunan yang dibuat untuk tahanan kerajaan
12. Rumah Pasungan
Adalah rumah yang dibuat untuk tempat tinggal pengasingan orang yang terkena penyakit jiwa.
13. Rumah Boasiangkan
Rumah yang dibuat untuk orang yang terkena penyakit menular yang sulit diobati atau dasiangkan karena tidak semua orang dalam keluarga yang sanggup melayani kebutuhan seharai-hari.
14. Rurumah Kopuk Padi
Adalah bangunan untuk melindungi padi dari hujan dan hama tikus serta tempat menyimpan padi untuk bekal selama setahun
15. Rurumah Losong Indiek
Dibangun sebagai tempat alat menumbuk padi dengan losong ndiek
16. Rurumah Koran
Bangunan yang didiran untuk kegiatan memasak air enau dan membuat gula
17. Rurumah Apa
Adalah bangunan untuk kegiatan monitik, pandai besi

Sedangkan komponen Bangunan Tradisional Melayu Rokan Hulu terdiri dari
A. Jenis-jenis atap
1. Bumbungan Panjang
memiliki dua singok pasangan atapnya adalah lipek kajang
2. Lipek Kajang
3. Lipek Kajang Bolipek
Atap lipek kajang pada bagian bawahnya berlipat agak melandai ke atas
4. Bubungan lontiek
Adalah bumbungan panjang yang berbentuk melengkung.
5. Bubungan limo
Adalah bentuk atap dengan lima buah bubungan disebut juga dengan atap limas, jenis atap ini sudah umum dipakai oleh bangsa Melayu
6. Bubungan Lapan,
Bubungan berbentuk atap dihitung dari jumlah bubungannya
7. Bubungan Popek Gantang
Bubungan yang ujung bubungan dimodifikasi
8. Gajah Monyusu
atap yang terdapat diberanda, tangga masuk atau rumah belakang
9. Gajah Boimba
rumah yang menonjol beriringan keluar dari rumah utama
10. Jalo Momumpun
Adalah jenis atap beranda, terbentuk dari banyak bubungan dengan penuturan atap melingkar
11. Pisang Sosikek
Adalah atap yang paling sederhana, bentuknya tampa bubungan
12. Lontiek Solari
Adalah bentuk tepi atap pada bagian singok atau tepi penuturan atap yang molontiek (melengkung)
13. Lontiek Solari Bolipek
Bentuk atap pada bagian singok yang molontiek pada bagian agak ke bawah melipat landai ke atas
14. Bolegan
Atap yang berfungsi untuk melindungi tangga dari panas dan hujan
15. Kreben
Adalah atap yang dipasang pada singok atau pada batas singok
16. Kubah
Bagian atap mesjid berbentuka setengah lingkaran atau yang sejenis
17. Gubah
Bagian atap mesjid, surau

Sedangkan bagian atap bangunan Melayu Rokan Hulu terdiri dari
Lebeng, Reben, Susunguik Bolalang, Pancong Tiruih, Curubong, Penuturan, Awan Monjuntai, Bubungan, Rabong, Saluran, Salam olek, Singok, Bidai

Begitu juga dengan bagian bangunan terdiri dari
Sorompu, Tapakan Jonjang, Berando, Panco, Rumah Sujuk, Jambuo, Ubong, Perabungan, Paleh, Anak Rumah, Began, Began Singok Timpo Bolawan, Bolangkat, Polarian

Sedangkan jenis pasang dinding terdiri dari
Dinding Susun Biaso, Susun Togak, Susun Sirieh, Susun Lompok, Dinding Bosalam, Dindiang Bolidah, Bingkai, Polompok, Bonduo, Kopak, Pintu, Lubang Kumbang, Jendela

Sumber penelitian Jon Kobet thn 2007, tentang Prototype Arsitektur  Tradisional Melayu Rokan Hulu.

Arsitektur Tradisional Rokan

Ada beberapa bangunan arsitektur tradisional dikampung-kampung pinggiran sungai Rokan Kiri bagian hulu, tepatnya terdapat di Kecamatan Rokan IV Koto.
Bangunan tersebut seperti Istana Rokan berumur 200tahun, Istana Kersik Putih berumur lebih seratus tahun, dan beberapa rumah pogodangan yang ada di Desa Cipang Kiri dan Cipang Kanan yang sudah memprihatinkan. via rokan.org

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s