Kadin Perkuat Sekretariat dengan Pelatihan dan Peningkatan Layanan Anggota


Dalam rangka meningkatkan layanan jasa serta pengembangan profesionalisme staf sekretariat, Kadin Indonesia bekerjasama dengan DIHK (Kadin Jerman) akan menyelenggarakan workshop Kesekretariatan Kadin Provinsi seluruh Indonesia yang dilaksanakan pada 8-10 Februari 2011 di Hotel Park, Jakarta Timur.
“Workshop kesekretariatan sangat penting karena kesekretariatan adalah tulang punggung dari dewan pengurus. Semoga saja para peserta dapat aktif dalam mengikuti workshop ini,” Ujar Koordinator Program DIHK Jerman Andreas Gosche pada pembukaan workshop (8/2).Andreas Gosche menambahkan bahwa tujuan DIHK Jerman melakukan kerjasama dengan Kadin adalah untuk menciptakan layanan bagi anggota Kadin dan juga menciptakan struktur kesekretariatan organisasi dunia usaha yang baik agar layanan-layanan yang ada dapat digunakan dengan optimal sehingga dapat dirasakan manfaatnya baik oleh organisasi dunia usaha itu sendiri maupun pihak luar yang ingin bekerjasama dalam dunia bisnis.

“Sudah 14 tahun DIHK Jerman dan Kadin bekerjasama, yakni dari tahun 1996. Saya telah melihat ada banyak kemajuan dan Kadin sekarang lebih inovatif disbanding kemarin. Workshop ini menunjukkan kontinuitas, yakni salah satu faktor yang penting untuk berkembangnya suatu organisasi” papar Andreas.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, keanggotaan Pemberdayaan Daerah dan Tata Kelola Perusahaan Kadin Indonesia Anindya Bakrie dalam sambutannya memaparkan pentingnya memiliki sekretariat yang berkualitas bagi Kadin sehingga workshop kesekretariatan akan menjadi agenda tetap. “Keberadaan sekretariatan kadin sangat penting. Salah satu hasil munas VI adalah melanjutkan revitalisasi sekretariatan kadin dan workshop kesekretariatan kadin menjadi agenda tetap di tingkat naional,” Kata Anindya.

Anindya mengingatkan bahwa perkembangan ekonomi menjadi hal yang hakiki dimana Kadin ada di dalamnya. Ke depan, diharapkan Kadin dapat lebih memainkan perannya sebagai mitra pemerintah. “Kami percaya azas kontribusi dan manfaat yang mengembangkan Kadin ke depan. Oleh karenanya, Kadin harus membawa manfaat yang lebih berarti dan juga dapat meningkatkan jumlah anggotanya”, ujar Anindaya.

Kadin Tanpa Anggota sama dengan keluarga tanpa anak

Penjelasan tentang Kadin yang meliputi Fungsi Kadin ( Ps. 6 UU No.1/1987) dan Tugas Pokok Kadin sesuai dengan AD Pasal 10 yang meyatakan Kadin merupakan wadah organisasi pengusaha satu-satunya di Indonesia. Struktur Organisasi Kadin meliput Asosiasi, Kadin Provinsi/Kabupaten/Kota, Himpunan dan Komite Bilateral.

Berbagai program telah dilaksanakan demi mengupayakan peningkatan Anggota seperti antara lain mendorong pembentukkan layanan jasa, surat Edaran No.426/DP/III/2005 yang mengatur akreditasi dan sertifikasi kompetensi perusahaan, surat edaran Menteri Dalam negeri No.500.05/1542/V/Bangda, 27 Agustus 2008 perihal Keanggotaan Kadin serta AD/ART Kadin mengharuskan pengusaha /perusahaan menjadi anggota Kadin.

Senada dengan Anindya, Andreas Gosche menyampaikan ekspektasinya terhadap peserta workshop akan pentingnya meningkatkan kualitas sekretariat agar dapat memberikan layanan yang baik terhadap anggota. “Setelah mengikuti workshop dan menjalankan program-program yang di sesuaikan dengan kebutuhan di daerah, sebaiknya kita melakukan monitoring untuk melihat proges dari program-program pelayanan. Setiap kadin memiliki tingkatan yang berbeda-beda baik dari segi kemampuan maupun keahlian. Oleh karena itu untuk melakukan perbaikan harus dimulai dari diri sendiri. Karena jika tidak ada anggota buat apa kadin,” Kata Andreas Gosche di sela-sela seminar.

Dari semua program yang telah dilaksanakan ada 2 kadin yang memimpin dalam peningkatan anggota biasa Kadin diatas 10.000 anggota yaitu Kadin DKI Jakarta dan Kadin Jawa Timur. Kadin yang memiliki jumlah anggota diatas 1000 yaitu Kadin NAD, KAdin Sumut, Kadin Sumsel, Kadin Banten, Kadin Jabar, Kadin Kalbar,Kadin Kaltim, Kadin Sulawesi Tengah dan Kadin NTB. Kadin yang memiliki anggota antara 500-1000 anggota adalah Kadin Sumbar,Kadin Jateng,Kadin Kalteng,Kadin Kalsel,Kadin Sulawesi Selatan, Kadin Gorontalo,Kadin Bali, Kadin Kepri dan Kadin Sulbar.

Selain untuk meningkatkan anggota, sekarang ini Kadin mengembangkan database Sistem Informasi Manajemen (SIM) Keanggotaan sehingga diharapkan dapat mempermudah memberikan informasi data perusahaan secara akurat dengan mengklasifikasikan sektor usaha berikut lokasinya ini berkenaan dengan kemudahan pelaku usaha baik dari domestik maupun luar negeri untuk menjalin kerjasama dengan para pelaku usaha di Indonesia. Selain itu, sekarang ini Kadin juga mengembangkan sistem KTA online untuk mempermudah proses pendaftaran menjadi anggota. “Dengan online diharapkan pelaksanaan pendaftaran lebih mudah, validasi dan verivikasi di Kab/kota, kalau belum bisa online data tersebut dikirim ke kadin provinsi dari kadin Provinsi langsung dikirim ke kadin Indonesia untuk mendapatkan nomor registrasi online,” ujar Direktur Organisasi Suprayitno.

Program-program peningkatan kualitas kesekretariatan

Pada workshop kali ini dibahas mengenai pengetahuan advokasi, kampanye keanggotaan baru secara permanen, database keanggotaan (SIM), era baru komunikasi antar Kadin, serta program pengadaan training center Kadin Indonesia. Selain menghadirkan para narasumber dari Kadin Indonesia, workshop juga menampilkan para pembicara dari Kadin Daerah untuk mempresentasikan program yang telah mereka lakukan di Kadin Provinsi masing-masing. Misalnya, Kadin Jateng yang telah menerapkan Pusat Pengembangan UMKM (PP-UMKM), Kadin Kota Bandung mengembangkan Kadin Bandung Bisnis Center (KBBC), Kadin Sumatera Utara dengan program Layanan Pengembangan Usaha (LPU), Kadin Jawa Barat yang mengembangkan Program Pelatihan Terpadu, Kadin Aceh Pusat Informasi Masyarakat (PIM) dan juga presentasi dari Business Support Desk Kadin Indonesia.

Dengan terselenggaranya workshop ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sekretariat Kadin di seluruh Indonesia dan menciptakan rasa kebersamaan melalui berbagi pengalaman diantara anggota sekretariat Kadin Daerah.

Sumber: kadin-indonesia

 

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s