Rohul Segera Operasikan PLTD Ber-BBM Biofuel

Jum’at, 29 Oktober 2010 20:25
Mesin Didatangkan dari Jerman,

Pemkab Rohul menyepakati pengadaan mesin dari Jerman untuk pengoperasian PLTD berbahan bakar biofeul. Diharapkan dengan kapasitas 5 MW bisa menutupi kekurangan listrik di daerah tersebut.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Walau sempat terlantar beberapa tahun, pembangkit biodiesel Desa Talikumain Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu. Tahun 2011 mendatang, segera dioperasikan menggunakan bahan bakar biofuel, dengan investor PT Sarwahita Group dan PT Tasik Kemilau, Jakarta, dan beberapa perusahaan.

Kesepahaman (MoU) sudah ditandatangani Sekretaris Daerah Pemkab Rohul, Jumat (29/10/10) sore, dengan Direktur Komisaris PT Sarwahita selaku investor, untuk pembangunan listrik tenaga diesel Biofuel berkuatan 5 megawatt (MW) di Desa Talikumain Tambusai.

Penandatangan MoU dihadiri investor, Konsorsium pelaksana President Commissioner PT Sarwahita Marsda Rio Mendung Thalieb, President Director PT Tasik Kemilau H.R Maizir Mit, President Director PT Sarwahita Andrea Peresthu.

President Commissioner PT.Sarwahita Rio Mendung Thalieb, President Director PT Tasik Kemilau H.R. Maizir Mit, President Director PT Sarwahita Andrea Peresthu, Managing Director Hummel Energie Systeme Gmbh Stefan Ofcarek, Managing Director HummelEnergie Systeme Gmbh Jochen Lipert, Technical Director Andalan Sarana Riau Ikhwan Rotib Nasution, selanjutnya Managing Director Andalan Sarana Riau Syafruddin.

Ditentukan lokasi eks pembangkit biodiesel di Talikumain Tambusai tersebut, berdasarkan kunjungan dan survei lokasi pihak investor sebanyak dua kali ke Rohul. Dan pada kunjungan ketiga ini, dilakukan penandatangan MoU, dan selanjutnya survei langsung ke pembangkit biodiesel.

Sekda Rohul Mewahiddin, kepada wartawan usai survei pembangkit di Talikumain mengatakan, telah ditandatangani MoU, tahun 2010 mendatang pembangunan pembangkit listrik tenaga diesel Biofuel bisa secepatnya terwujud, sehingga krisis listrik di Rohul bisa teratasi.

“Mereka tawarkan pembangkit ramah lingkungan dengan menggunakan biofuel atau CPO. Akan lebih efesien lagi, karena bahan bakar CPO dan cangkang sawit banyak di Rohul,” harap Mewahiddin.

Menurut Direktur Komisaris PT Sarwahita Group Rio Mendung Thalieb, rencana pembangunan pembangkit listrik Biofuel di Rohul, merupakan pembangkit energi Listrik berwawasan Lingkungan. Sekain berdaya 5 MW, mesin juga tidak berisik, menyebabkan polusi dan limbah.

“Kita pilih Rohul, karena Rohul mempunyai lahan perkebunan sawit yang luas. Pabrik kelapa sawit (PKS) di Rohul yang paling banyak. Sehingga persediaan bahan bakar akan tercukupi. Pembangkit ini merupakan kali pertamanya diterapkan di Indonesia,” kata Rio.

Rio menambahkan, mesin biodiesel sudah dirakit di Jerman, sesampainya di Rohul tinggal memasangnya.

Ketua Dewan Energi Daerah Jahrizal Harun, sekaligus Gubernur Lemhanas, mengatakan pembangkit listrik tenaga biofuel merupakan pembangkit terbaru yang diterapkan di Indonesia. Namun di Jerman sudah menggunakan pembangkit seperti ini. “Pembangkit biodiesel sudah lama digunakan orang Jerman, dan Indonesia baru Kabupaten Rohul yang kali pertamanya dipercaya,” jelas Jahrizal Harun.

Sementara itu, Direktur Perusahaan Rokan Hulu Jaya Nasrul Hadi, di sela-sela survei di pembangkit Biodiesel Talikumain mengatakan, awal sebelum dirinya menjabat, pembangunan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan listrik di Rohul. Namun karena kendala bahan bakar, operasi tidak berjalan sehingga terkesan terlantar sampai sekarang.

“Dengan dioperasikan pembangkit biodiesel, diharapkan kebutuhan listrik di Rohul terpenuhi. Selanjutnya dengan sistem bagi hasil ini, ada penambahan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Rohul,” jelas Nasrul Hadi.***(zal)

Sumber: RiauTerkini.com

Advertisements

2 comments on “Rohul Segera Operasikan PLTD Ber-BBM Biofuel

  1. Pak, perkenalkan nama saya nori ida yani-mahasiswa semester 5 teknik listrik Politeknik Negeri padang.
    saya mau bertanya, apakah ada kesemapatan buat mahasiswa praktek kerja lapangan (PKL) Pak????????????

  2. @Nori: wahh.. mantab..
    Biasanya, kalau PKL tempat prakteknya sudah ditentukan oleh Fakultas atau jurusan. Mahasiswa tak perlu sibuk lagi mencari tempat untuk praktek. Begitukan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s