Thamrin Nasution Umumkan Pensiun dari Dunia Politik

Senin, 29 Nopember 2010 08:18
Didampingi Bupati Rohul,

Politisi kawakan Partai Golkar Riau Thamrin Nasution resmi mengumumkan pensiun dari dunia politik. Tokoh berjuluk Singa Politik tersebut mengumumkannya di Rohul didampingi Bupati Achmad.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Singa Politik Riau, H Thamrin Nasution, putra asli Desa Tangun, Kecamatan Bangunpurba, Kabupaten Rokan Hulu, menyatakan diri mengakhiri karirnya sebagai politikus, sejak Sabtu (27/11/10) kemarin, setelah berkecimpung di dunia politik 50 tahun lamanya.

Selain bergelar Singa politik, Thamrin dijuluki Sutan Silindung (pelindung) oleh Suku Mandailing Bangunpurba. Dia merupakan aktor utama yang ikut menukangi 7 Gubernur Riau, termasuk Rusli Zainal selama dua periode, serta beberapa Bupati dan Walikota di Riau.

Pernyataan resmi tersebut, disampaikan Thamrin di depan kaum famili, Bupati Rohul Achmad, Ketua TP PKK Rohul Hj Maghdalisni Achmad, serta sejumlah tokoh adat Mandailing Rohul, saat acara pulang kampung digelar di Bagas Godang Desa Tangun, Bangunpurba.

Dengan alasan tidak muda lagi, serta tingkat kesehatan tidak memungkinkan, Singa Politik tersebut mengakhiri karirnya dibidang politik, dan meninggalkan partai lambang pohon beringin, tempat berteduhnya selama ini, sebagai penasehat. “Saya pensiun dari politik bukan karena Pak Ismail Suko, sebagai rekan sejawat. Tetapi karena saya tidak sudah merasa pensiun,” ujarnya.

Singa politik tidak sanggup lagi berdiri, ia pidato sembari duduk di kursi tamu. Semangat Sutan Silindung tersebut, masih terlihat tegar dan berapi-api. Ia bercerita sepak terjangnya di dunia politik Riau, sejak berstatus sebagai mahasiswa di perguruan tinggi Jakarta bersama politisi Nasional, seperti Cosmas Batubara, Akbar Tanjung, dan Fahmi Idris, ia memulai karir politiknya, dan mengenal banyak politikus di Indonesia.

Pesannya kepada politisi muda Provinsi Riau, khususnya generasi muda Kabupaten Rohul, seorang politisi asli dan sejati, pada hakekatnya berjuang untuk kepentingan orang banyak (rakyat), bukan kepentingan pribadi, keluarga atau golongan. Sebab ia melihat saat ini masih banyak politisi yang mengarah kesana.

Dikatakan dia, partai hanya wadah atau tempat pengabdian agar bisa berbuat dan berkarya lebih banyak dan bersemangat. Terpenting, harus berpikir maju bagaimana menjadi politisi sejati untuk kepentingan rakyat.

Hingga saat ini, Thamrin masih dimintai pendapat serta masih disegani kawan dan lawan. Lima kali duduk di kursi empuk DPRD Riau, berbagai terobosan dan perjuangan dilaksanakan untuk membangun Negeri, khususnya Kabupaten Rohul, seperti membuka akses jalan simpang Rantau Berangin (Kampar) hingga ke Sungai Korang Tambusai, berbatasan langsung dengan Sumatera Utara (Sumut). Begitu juga idenya membangun lapangan terbang Tuanku Tambusai Pasirpangaraian, agar presiden RI Soeharto, kala itu bisa menginjakan kaki di tanah ‘Negeri Seribu Suluk’.

Sebelum mengakhiri karir politiknya, ia sudah berpikir 100 persen, bahkan 1000 persen untuk meninggalkan dunia politik, sehingga ia mengabaikan keluarganya, akibat tuntutan dan tanggungjawab. Saat ini ia yang tinggal bersama keluarganya di Kota Pekanbaru, masih sering pergi ke Jakarta dan Singapura untuk urusan tertentu dan pengobatan penyakitnya. “Saya akan konsentrasi soal urusan anak, isteri dan cucu,” imbuhnya.

Walau sudah pensiun, Thamrin menyatakan akan memberikan sumbang saran dan bersedia untuk diajak diskusi kapan saja dan oleh siapapun. Sejak tahun 1977 lampau, ia hanya memiliki satu paru-paru, bahkan beberapa tahun terakhir, ia wajib cuci darah, sehingga mesin pencuci darah dibawa dan melekat di tubuhnya.***(zal)

Sumber: http://www.riauterkini.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s