Warga Rohul Lahirkan Bayi Kembar Tiga

Selasa, 14 Desember 2010 18:12
Akan Dirujuk ke RS di Pekanbaru,

Seorang ibu di Rokan Hulu melahirkan bayi kembar tiga. Kondisi ketiga bayi kurang stabil dan rencananya dirujuk ke salah satu rumah sakit di Pekanbaru.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Bayi kembar tiga, anak dari Sudar (34) dan Juminem (33), warga PT Perdana Sawit Agrindo (PSA), Afdeling VII, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, direncanakan akan dirujuk ke salahsatu rumah sakit (RS) di Pekanbaru.

Bayi kembar tiga, masih dalam inkubator tersebut, dua laki-laki dan seorang perempuan tersebut belum sempat diberi nama. Ketiganya lahir pada Senin (13/12/10) pukul 17.00 Wib, setelah Juminem harus dioperasi caesar, di rumah sakit umum daerah (RSUD) Pasirpangaraian.

“Bobot dua bayi laki-laki saat pertama kali dilahirkan hampir 2 kilogram (kg), sedangkan bayi perempuan bobotnya hanya 9 ons,” jelas ayah ketiga bayi, Sudar, kepada riauterkini, Selasa (14/12/10).

Kata dia, sebelum ketiganya lahir, ia dan istri sama sekali tidak mempunyai firasat dan mimpi. Sebab perut istrinya sakit, pada Senin (13/12/10) kemarin pada pukul 12.00 Wib, ia membawa istrinya ke RSUD Pasirpangaraian, dan tiba di RS pada pukul 14.00 Wib.

Ia mengaku, berasal dari Indrapura, Sumatera Utara (Sumut), dan baru tiga tahun di Rohul, sudah dua tahun bekerja di PT.PSA Kepenuhan, sebagai karyawan panen, 2 tahun lebih, asal Indrapura Sumut, sudah 3 tahun di Rohul. “Kita berdua berencana mengurus sendiri tiga bayi ini,” ujarnya.

Dikatakan dokter kepada dirinya, sebab dua bayi bobotnya belum normal, sehingga harus dirujuk ke RS di Pekanbaru. “Kata dokter alangkah baiknya dirujuk ke RS di Pekanbaru. Sebab peralatan disana lebih lengkap,” terangnya.

Namun saat ini ia merasa bingung, sebab untuk dirujuk ke RS Pekanbaru, ia tidak mempunyai cukup banyak uang untuk menebus biayanya nanti. Ia sendiri sudah menelepon pihak perusahaan, walau punya Jamsostek, namun dikatakan perusahaan jika istri pulang, sementara anak masih dirawat maka perusahaan tidak bisa membayar biaya perobatannya.

“Sampai tiga bayi kami lahir, sudah menghabiskan uang hampir Rp1 juta. Apalagi jika dirujuk ke RS Pekanbaru,” keluhnya.

Sementara itu, Personalia PT PSA, Hasim, ketika dikonfirmasi riauterkini mengenai bantuan perusahaan kepada karyawannya, tidak bisa memberikan jawaban. Ia mengaku sedang rapat dengan atasan.***(zal)

Sumber: http://www.riauterkini.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s