Bupati Rohul Resmikan Pemakaian Pasar Modern

Rabu, 29 Desember 2010 14:56

Warga Rohul kini memiliki tempat perbelanjaan modern. Pemakaian pasar di Pasirpangaraian tersebut diresmikan Bupati Achmad.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN– Bupati Rokan Hulu (Rohul), Drs H Achmad M.Si, Rabu (29/12/10), resmikan pemakaian Pasar Modern Tradisional di Kampung Padang, Kota Pasirpangaraian, untuk 500 pedagang Pasar Tugu dan Kampung Padang Pasirpangaraian, dan sejumlah investor luar daerah yang akan mengembangkan usahanya di Kota Pasirpangaraian.

Dikatakan Asisten III, Bagian Pembangunan dan Administrasi Umum, Ir Damri, Pasar Modern Tradisional Pasirpangaraian adalah salahsatu proyek Multiyears dari APBD Rohul tahun 2008-2010, dengan nilai proyek sebesar Rp53.535.284.000,-.

Luas Pasar Modern tersebut 5.350 meter persegi, dan berfungsi sebagai pusat perekonomian masyarakat Rohul, dalam mewujudkan visi dan misi Kabupaten Rohul, menjadikan Rohul sebagai kabupaten terbaik di Provinsi Riau tahun 2016, dalam rangka menuju Riau 2016.

“Pasar ini dibangun tiga lantai, dan masing-masing lantainya, kita sesuaikan penggunaannya dengan jenis dagangan para pedagang,” papar Damri, dalam arahannya.

Dalam arahannya, Bupati Achmad, mengatakan, Pasar Modern disebut juga Pasar Modern Tradional. Pasar ini tidak hanya menjual kebutuhan pokok, namun sebagai sarana rekreasi, hiburan, bermain, tempat sosialisasi dan pembinaan kebudayaan serta kesenian.

“Sebagai sarana hiburan, kita akan rutin mengadakan kegiatan budaya tradisional disini, begitu pun sebagai media rekreasi, di lantai atas akan dibangun semacam time zone,” jelas Bupati Achmad.

Pasar tradisional, berada di lantai I, akan menjual berbagai kerajinan seperti kerajinan tradisi masyarakat, untuk unsur tradisional tetap akan dilestarikan, seperti jual-beli seperti biasa di pasar tradisional selama ini.

“Semoga seluruh pedagang bisa tertampung di pasar ini. Saya minta, lapak yang sudah dipinjamkan, tidak dibenarkan diberikan, dipinjam pakaikan, diberikan kepada orang lain, atau dijual ke pihak lain, sebab lapak milik Pemkab Rohul, ini hanya disewakan, dan sudah ada peraturan bupati. Ke depannya, kita akan buat Peraturan daerahnya,” himbaunya.

Bupati minta kepada pengelola dan pedagang di Pasar Modern, agar jujur dalam mengelola serta bertransaksi dengan masyarakat setiap harinya, untuk mensukseskan keterbukaan (transparan) kepada masyarakat luas.

“Inilah harapan saya, hak dan kewajiban pedagang serta pengelola adalah dengan mengelola sebaik mungkin, serta menjaga kebersihan pasar,” mintanya.

Menurut Kepala Pengelola Pasar Modern, Nasrul Hadi, sekaligus Kepala Perusahaan Daerah (Perusda) Rohul, untuk pemindahan pedagang ke Pasar Modern dilakukan secara bertahap, rencana diundur hingga awal tahun 2011 mendatang, sebab pencabutan nomor lapak belum dilakukan.

“500 pedagang Pasar Tugu dan Kampung Padang sudah setuju dipindahkan kesini, kita rencanakan awal tahun 2011 depan,” ujar Nasrul, kepada wartawan.

Untuk Peresmian dilakukan langsung Bupati Achmad, menandatangani prasati, dimulai dengan memukul gong, serta menggunting pita dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Rohul, Hj Maghdalisni Achmad. Dilanjutkan bupati meninjau langsung seluruh bangunan pasar tersebut.***(zal)

Sumber: http://riauterkini.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s