Aset Rp 25 M, BPR Rohul Sumbang PAD Rp 500 Juta

Rabu, 29 Desember 2010 17:22

BPR Rohul kini memiliki aset Rp 25 miliar. Kegiatan usaha BUMD tersebut tahun ini menyumbang Rp 500 juta untuk penerimaan asli daerah (PAD).

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Hingga akhir Desember 2010, hasil sisa usaha Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Rokan Hulu diperkirakan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp500 juta.

“Pada tahun 2009 lalu, PAD BPR Rohul hanya Rp126 juta, dan sempat diprediksi merugi. Namun dengan kenaikan ini, tentu hasil yang sangat memuaskan,” ungkap Direktur Utama (Dirut) BPR Rohul, Jangnip S.Sos, kepada sejumlah wartawan, Rabu (29/12/10).

Kata dia, selain PAD mampu mencapai Rp500 juta, saat ini perkembangan aset dari dana awal Rp5 miliar, sudah berkembang menjadi Rp25 miliar. Pihaknya optimis, hingga akhir tahun 2010 ini, PAD tercapai Rp500 juta.

“Ini tidak terlepas dari komitmen bersama dengan Pemkab Rohul yang terus memberikan kontribusinya. Begitu pun, peran masyarakat (nasabah.red) yang sudah percaya dengan BPR Rohul,” terangnya.

Saat ini, aset BPR Rohul sudah mencapai Rp25 miliar, dan dari segi penghimpunan dana nasabah sudah mencapai Rp16 miliar. Sedangkan pada sektor pelemparan kredit ke masyarakat kecil sudah mencapai Rp16 miliar dari jumlah 1.200 nasabah yang dibiayi BPR.

jelasnya, kredit yang dilemparkan (disalurkan) sebesar Rp16 miliar ke masyarakat kecil, adalah untuk modal pedagang kaki lima, perkebunan, pedagang sayuran, atau pun pedagang kios.

Untuk Kredit untuk perkebunan sudah dilemparkan 60 persen, merupakan jumlah tertinggi nasabahnya. Disusul bidang perdagangan, jasa, perbengkelan dan bidang lainnya.

Tunggakan peminjam atau NPL (kredit non lancar), persentesenya dinilai masih sehat yaitu hanya 2 persen ke bawah, dimana standar Bank Indonesia (BI) 5 persen ke bawah.

Ia mengaku, sudah mengusulkan suntikan dana ke Pemkab Rohul sebesar Rp5 miliar, dan saat ini masih dalam pembahasan DPRD Rohul. Namun pihaknya optimis bisa mengembangkan cabang-cabang pembantu disejumlah daerah atau kecamatan yang potensial ke depannya, sebagai upaya meningkatkan modal, baik dari segi kucuran kredit, maupun peningkatan nasabah yang menambung di BPR.

“Dengan kantor baru di Pasar Modern sejak sepekan ini, minat masyarakat Rohul untuk menambung sudah terlihat. Kami berharap, dengan kantor baru minat masyarakat untuk menambung, deposito, maupun kredit meningkat, walau program yang kami tawarkan masih program Sinegri (Simpanan anak negeri),” harapnya.***(zal)

Sumber: http://riauterkini.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s