Terkait Keracunan Massal, Diskes Rohul Kirimkan Tiga Sample ke BPOM Pekanbaru

Rabu, 19 Januari 2011 19:38

Kasus keracunan massal di Rohul terus diselidiki. Dinas Kesehatan setempat telah mengirim tiga sempel ke BPOM Pekanbaru.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN– Terkait keracunan massal warga Dusun Sempurna Alam, Desa Serombo Indah, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Senin (17/1/11) kemarin, setelah menyantap nasi bungkus pada acara sosialisasi salahsatu calon bupati. Dinas Kesehatan (Diskes) Rohul, sudah kirimkan tiga sample ke Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pekanbaru, untuk di uji kandungan bakteri dan mengetahui penyebab keracunan warga.

Diakui Kepala Diskes Rohul, Dr H Wildan Asfan Hasibuan M.Kes, tiga sample yang sudah dikirimkan pihaknya ke BPOM Pekanbaru, yaitu berupa muntahan para korban, sisa makanan yang diduga mengandung bakteri penyakit, serta sample air yang sengaja diambil dari sumur seorang warga Jalan Kubu Manggis, Kecamatan Rambah, yang memasak nasi sekitar 500 bungkus itu.

“Air sumur seorang warga Kecamatan Rambah juga kita kirimkan ke BPOM, sebab ia yang memasak makanan tersebut,” ungkap Wildan, kepada riauterkini di Pasirpangaraian, Rabu (19/1/11).

Kata dia, hasil pemeriksaan pihak BPOM baru bisa diketahui pekan depan, terhitung sejak dikirimkannya sample Selasa (18/1/11) kemarin sore. Pihak Diskes sendiri terus memantau perkembangan (kroscek) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasirpangaraian dan Puskesmas I Rambah Hilir.

Dari data korban keracunan massal yang dihimpun pihak Diskes, sejauh ini korban keracunan mencapai 131 orang, meliputi 37 orang yang dirawat di RSUD Pasirpangaraian, dan sebanyak 94 orang yang dirawat di Puskesmas I Rambah Hilir.

Sementara itu, Kepala Polisi Resort (Polres) Rohul, AKBP Drs Adang Suherman, mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah mengirimkan sample ke laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan, dan segera diketahui penyebab keracunan massal.

“Kita juga sudah periksa tiga orang saksi dari keluarga korban, dan pihak penyelenggara. Namun kita masih menunggu hasil laboratorium. Jika memang ada unsur kesengajaan, tentu kita akan menindaknya,” jelas Kapolres.***(zal)

Sumber: http://riauterkini.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s