Sigai Ali Baba; Alakazam Abrakadabra

Oleh drh Chaidir

(Dimuat Harian Riau Pos, 28 Februari 2011)

MAU kaya mendadak? Ucapkan ”Alakazam abrakadabra!” Dengan mantra itu dulu, Ali Baba bisa membuka sebuah gua yang didalamnya bertimbun harta tak terkira banyaknya. Maka Ali Baba kaya mendadak. Padahal sebelumnya dia miskin, tinggal di gubuk dan hanya seorang penebang kayu di hutan.

Seperti didongengkan, sebagai penebang kayu, Ali Baba bernasib mujur. Suatu hari ketika dia sedang berada di hutan, secara tidak sengaja dia melihat sekelompok pencuri menyimpan harta hasil curian di dalam gua. Ali Baba diam-diam bersembunyi, mengintip apa yang dilakukan oleh para pencuri tersebut. Ketika pencuri itu meneriakkan ”alakazam abrakadabra”, pintu gua terbuka. Sesaat kemudian setelah para pencuri itu pergi dan Ali Baba merasa aman, dengan rasa amat penasaran, Ali Baba mendekati pintu gua dan meneriakkan password “alakazam abrakadabra”. Pintu gua terbuka. Alangkah terkejutnya Ali Baba, karena ternyata di dalam gua tersebut terdapat emas dan intan berlian yang sangat banyak. Sebagian harta tersebut diambilnya, dan Ali Baba pun menjadi kaya raya.

Adakah karena mantra Ali Baba tersebut maka Ben Ali mantan Presiden Tunisia, Husni Mubarak mantan Presiden Mesir, dan Muammar Khadafi, Presiden Libya yang masih berkuasa, menjadi kaya raya?  Adakah juga orang-orang terkaya dunia versi majalah Forbes,  seperti raja telecom Meksiko Carlos Slim Helu, raja microsoft Amerika Bill Gates, raja petrokimia India Mukesh Ambani, dan konglomerat pertambangan Brazil Eike Batista, kaya raya karena mantra ”alakazam abrakadabra?” Dijamin bukan. Sebab di zaman modern sekarang, mana ada lagi pencuri yang menyimpan hartanya di dalam gua seperti di zaman Ali Baba itu.

Ben Ali, Presiden Tunisia  terguling, telah berkuasa 23 tahun. Ben Ali kaya raya karena korupsi dan menggunakan kekuasaan semena-mena. Rakyat menderita. Husni Mubarak, Presiden Mesir terguling, berkuasa 30 tahun. Diberitakan, Husni Mubarak memiliki  kekayaan mencapai US$ 70 miliar atau setara dengan Rp 630 triliun. Kekayaan itu disimpan di bank-bank asing terkemuka di beberapa Negara.

Muammar Khadafi, Presiden Libya, dikenal sebagai penentang berat Amerika dan anti-Barat, telah berkuasa 40 tahun. Kekayaannya banyak tersimpan di Amerika. Sayap-sayap bisnis keluarganya menggurita di Eropa. Diberitakan berbagai media, total kekayaan pemimpin Libya itu disebut mencapai 60 miliar Euro atau setara dengan Rp 729,4 triliun. Dan 40 miliar dollar AS atau sekitar Rp 352,7 triliun kekayaan tersebut ada di bumi Libya. Fantastik.

Kita ambil iktibar. Kekuasaan sewenang-wenang cenderung disalah gunakan. Kekuasaan sewenang-wenang dan berlangsung lama pasti disalah gunakan. Bagaimana di Bumi ”Laut Sakti Rantau Bertuah” kita ini? Tak separah itu. Tapi saya terkejut juga, ketika iseng mengetik ”orang terkaya di riau” di google, kurang dari satu detik muncullah beberapa nama. Ada seorang pejabat membayar zakat mal yang dibagikan dalam 250.000 amplop. Setiap amplop (yang bertuliskan zakal mal) berisi Rp.15.000,- berarti total jumlahnya Rp 3,750 milyar. Jumlah tersebut tentulah hanya 2,5 % dari hartanya.  Ternyata dengan kekuasaan orang bisa kaya raya, tak usahlah bermimpi bertemu gua dalam hutan sambil meneriakkan ”alakazam abrakadabra”.

Sumber: http://www.facebook.com/

Advertisements

2 comments on “Sigai Ali Baba; Alakazam Abrakadabra

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s