Camat Rokan IV Koto Desak Jembatan Ambruk Segera Diperbaiki

Jembatan Ompang Tokalak

Sudah dua pekan dua desa di Kecamatan Rokan IV Koto, Rohul terisolir akibat ambruknya jembatan penghubung. Karena itu, camat setempat mendesak dinas terkait segera memperbaikinya.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN-Terkait terisolirnya masyarakat Desa Pemandang dan Desa Tanjung Medan Kecamatan Rokan IV Koto Rokan Hulu (Rohul), sejak Ahad (25/4/10) lalu. Karena ambruknya jembatan penghubung. Camat Rokan IV Koto, Ridarmanto S.iP, meminta Dinas Bina Marga Pengairan dan Pertambangan (DBMPP) Rohul, agar secepatnya perbaiki jembatan.

Perihal itu disampaikan Camat Rokan IV Koto, Ridarmanto S.iP, kepada Riauterkini, yang dikonfirmasi melalui telepon, bahwa masyarakat mengeluh kepada pihaknya sejak ambruknya jembatan penghubung itu. Pihaknya sendiri sudah melaporkan dan mengajukannya ke Dinas BMPP Rohul beberapa waktu lalu. Namun belum ada aktifitas pembangunan sampai saat ini.

“Kita harapkan kepada Dinas BMPP Rohul, secepatnya perbaiki jembatan satu-satunya menghubungkan dua desa tersebut. Karena masyarakat tidak bisa perbaiki sendiri, sebab fisik jembatan seluruhnya dari kayu dan sudah lapuk,” harap Ridarmanto, kepada Riauterkini melalui telepon, Kamis (6/5/10).

Ridarmanto mengaku, pasca putusnya jembatan beberapa waktu lalu. Hingga saat ini, belum bisa dilewati kendaraan roda empat. Padahal pihaknya bersama pihak desa dan masyarakat sudah mempernbaikinya, namun tidak sempurna. Karena kondisi kontruksi fisiknya dari kayu dan sudah lapuk. Sehingga tidak bisa digunakan lagi.

“Kita harap BMPP, bangun jembatan secara permanen. Karena jembatan itu merupakan akses satu-satunya kedua desa itu. Apalagi ekonomi masyarakat terganggu, dan sembako juga tidak bisa masuk ke daerah itu,” tambah Camat lagi.

Kades Pemandang Suhrizal, kepada Riauterkini mengatakan, jembatan Ompang Tocala yang dibangun pada tahun 2003 lalu. Sudah 3 kali diperbaiki oleh masyarakat secara swadaya. Pihaknya meminta kepada BMPP Rohul, agar secepatnya perbaiki jembatan yang sudah tua itu. Sehingga ekonomi masyarakat di dua desa tidak terganggu, karena terisolirnya desa mereka. “Jembatan sudah tua, sudah seharusnya jembatan dibangun. Dan ekonomi masyarakat tidak terganggu,” harap Suhrizal, kepada Riauterkini.***(zal)

Diposkan Jum’at, 7 Mei 2010 melalui RiauTerkini

Sumber: http://www.riauterkini.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s