Distamben Riau Akui PLTMH Pemandang Kurang Perencanaan

Distamben Provinsi Riau mengakui kurangnya perencanaan dalam pembangunan PLTMH di Desa Pemandang Rokan Hulu. Akibatnya, setelah bangunan PLTMH selesai terjadi beberapa kelemahan dan kekurangan.

PEKANBARU (Riautimes)- Masih terkait pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hydro (PLTMH) di Desa Pemandang Kabupaten Rokan Hulu yang dinilai bermasalah. Kontraktor pemenang yakni PT. KSM tidak memiliki pengalaman kerja sekalipun dalam bidang PLTMH. Distamben Provinsi Riau juga mengakui kurang matangnya perencanaan pembangunan PLTMH.

Saat hal ini dikonfirmasi kepada Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Ketua Panitia lelang menyebutkan, menangnya PT. KSM ini karena tidak ada lagi perusahaan yang lebih unggul dari PT. KSM. Dari empat perusahaan yang mengikuti lelang kedua, ternyata PT. KSM dinilai lebih memenuhi syarat.

Kepala Bidang Kelistrikan dan Energi Dinas Pertambangan Provinsi Riau, Abdi Haro menyebutkan, awal lelang ada lima perusahaan yang mendaftar. Dari lima perusahaan ini ternyata masih ada kelemahan. Atas masalah tersebut kemudian diambil kebijakan untuk mengadakan lelang sekali lagi.

Dituturkannya, kelemahan perusahaan-perusahaan ini seperti tanda tangan yang salah, serta beberapa dokumen yang tidak disertai materai. Semua kelemahan tersebut masih bersifat administrasi.

Setelah dilakukan lelang untuk kedua kali ini ternyata hanya diikuti empat perusahaan yang sama. Sedangkan yang satu lagi mundur tanpa alasan yang jelas. “Dari empat tersebut kita menilai PT. KSM ini yang terbaik, akhirnya PT. KSM yang menjadi pemenangnya,” ungkap Hadi Haro.

“Sebelum perusahaan dimenangkan, kita melakukan klarifikasi serta semua perusahaan yang ikut harus presentasi dulu kepada kita. Untuk PT. KSM ini, mereka langsung menggunakan tenaga ahli dari pabrikasinya di Bandung,” tutur Abdi lagi.

Di Indonesia sendiri, Abdi mengungkapkan masih ada kelemahan dalam pembangunan PLTMH ini. Hingga saat ini belum ada asosiasi perusahaan khusus pembangun Pembangkit Listrik tenaga Micro Hydro. Asosiasi perusahaan pembangunan PLTMH ini memang sudah dibentuk, tetapi hingga saat ini belum disahkan.

Terkait kerusakan-kerusakan pada bangunan seperti pada dam, menurut Abdi masih tanggung jawab perusahaan. Saat ini kerusakan tersebut sedang dilakukan perbaikannya oleh PT. KSM. “Pencairannya belum dilakukan 100 persen, masih ada lima persen yang menjadi jaminan perusahaan selama masa pemeliharaaan, sekarang kita gunakan untuk perbaikan,” ungkapnya.

Disinggung jalan penghubung antar dua desa yakni Desa Pemandang dan Desa Tanjung Medan yang terputus apabila PLTMH dioperasikan, Abdi mengakui memang merupakan kelemahan perencanaan pembangunan PLTMH Pemandang. Tenggelamnya jalan penghubung antar dua desa tersebut memang tidak diperkirakan sebelumnya.

Lagi diterangkannya, konsultan perencana hanya memiliki waktu tiga bulan dalam perencanaan pembangunan PLTMH di Desa Pemandang. Hal tersebut karena waktu yang singkat dan mendesak di tahun 2009 lalu.

Idealnya, untuk perencanaan dibutuhkan waktu paling tidak selama enam bulan, dan lebih baik lagi satu tahun. Hal ini mengingat perubahan musim dan iklim serta perubahan kondisi alam di lokasi. “dalam waktu tiga bulan ini tidak cukup untuk melakukan penilaian terhadap alam di lokasi, sehingga wajar bila ada beberapa kelemahan dalam pembangunan PLTMH Pemandang,” kata Abdi Haro.

Untuk jalan penghubung dua desa yang tenggelam setinggi kurang lebih 100 cm sehingga memutus akses dua desa, menurutnya akan dilakukan perbaikan seperti penambahan ketinggian jalan. “Kita sudah ajukan agar perbaikannya disertakan dalam APBD Perubahan tahun 2010 ini,” tutupnya. (Ndi)

Diposkan pada Senin, 12 April 2010 melalui RiauTimes

Sumber: http://webcache.googleusercontent.com

Advertisements

One comment on “Distamben Riau Akui PLTMH Pemandang Kurang Perencanaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s